Seperti pada tahun-tahun sebelumnya, tahun ini PIQ kembali membuka program Santri Ramadhan (Sanram). Yakni program bagi santri non-reguler yang ingin mengaji Al-Quran selama 1 bulan penuh ala PIQ dengan ujian kepada Pengasuh, KHM. Basori Alwi, sebagai endingnya. Santri yang lulus akan mendapatkan ijazah dan sanad Alquran dari pengasuh.

Namun ada yang berbeda pada program Sanram tahun ini. Melihat tren animo masyarakat untuk mengikuti kegiatan Sanram yang terus meningkat tiap tahunnya, maka pengurus memutuskan untuk menerapkanĀ  tes seleksi masuk bagi calon santri. Hal ini bertujuan untuk menyaring calon santri terbaik untuk bisa belajar.

Sejak 1 Sya’ban pendaftaran telah dibuka. Total calon santri yang mendaftar adalah 290 orang. Panitia kemudian memberikan 3 opsi hari dan tanggal yang bisa dipilih santri untuk mengikuti tes. Santri yang berasal dari kawasan Jawa Timur harus datang ke pesantren untuk mengikuti tes secara langsung. Sedangkan yang berasal dari luar Jatim bisa melakukan ujian via video call.

Dari ujian masuk, calon peserta dengan hasil ujian peringkat 1-150 dinyatakan lulus dan berhak mengikuti kegiatan Sanram di kampus utama. Sedangkan peserta dengan urutan nilai 151-210 berhak mengikuti kegiatan Sanram di 2 pesantren cabang.

Sejak tanggal 25 Sya’ban seluruh peserta Sanram telah masuk dan kegiatan telah berjalan sebagaimana mestinya. 150 peserta sanram yang berada di kampus utama terbagi menjadi 6 kelas dengan klasifikasi kelas berdasarkan urutan nilai dan kemampuan. Sedangkan 60 santri di pesantren cabang dikumpulkan menjadi 1 kelas.

Tinggalkan Balasan