SURAT TERBUKA
“PESANTREN ILMU AL QURAN SINGOSARI MALANG”
KEPADA PRESIDEN RI, IR. JOKO WIDODO TERKAIT PENISTAAN AGAMA
OLEH GUBERNUR DKI

السلام عليكم و رحمة الله و بركاته

Salam, Kepada Bapak Presiden, Ir. Joko Widodo.

Mohon maaf sebelumnya, jika kami menyita sedikit waktu Bapak.

Bapak Presiden,

Setelah kami mendengar secara lengkap video Dialog Gubernur DKI, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dengan warga Kepulauan Seribu, 27 September 2016, maka kami menilai bahwa apa yang disampaikan oleh Sdr. Basuki Tjahaja Purnama itu sangat melukai hati seluruh umat Islam, karena ucapannya itu mengandung penistaan dan pelecehan terhadap Al Quran, kitab suci umat Islam.

Khususnya kami para pengasuh, guru dan pengurus Pesantren Ilmu Al Quran Singosari Malang yang setiap hari mengajarkan Al Quran beserta nilai-nilai kebaikan yang tersurat maupun yang tersirat di dalamnya, kepada seluruh anak didik serta masyarakat luas, kami sangat keberatan atas pernyataan Sdr. Basuki Tjahaja Purnama terhadap Surat Al-Maidah 51.

Untuk itu, kami mohon kepada Bapak Presiden, Ir. Joko Widodo agar bersedia memecat secara tidak terhormat Sdr. Basuki Tjahaja Purnama dari jabatan Gubernur DKI, dan memprosesnya sesuai dengan hukum yang berlaku di Indonesia, atas dugaan adanya penistaan terhadap agama Islam yang dilakukan oleh yang bersangkutan.

Menurut kami, sangat tidak pantas dan tidak baik bagi pendidikan generasi penerus bangsa, jika mendapati seorang pelaku penistaan agama dipertahankan menjadi pejabat publik sekelas Gubernur DKI Jakarta yang merupakan Ibu Kota Negara Indonesia, serta jabatan publik di manapun, karena dikhawatirkan berpengaruh negatif bagi akhlak anak didik, terlebih jika mengakibatkan disintegrasi bangsa di tengah masyarakat.

Demikian dan atas perhatian serta kerjasamanya kami ucapkan terima kasih.

والسلام عليكم و رحمة الله و بركاته

Malang, 15 Oktober 2016

Tertanda,
Pengasuh: KHM. Basori Alwi
Ketua Umum: KH. Luthfi Basori
Kepala Madrasah: H. Yasin Wasiat
Sekretaris Umum: Achmad Afandi


surat_terbuka_piq_penistaan_agama

Tinggalkan Balasan