Pada bulan Muharram biasanya banyak instansi islam yang mengadakan lomba-lomba bertema islam. Banyak pesantren dan sekolah-sekolah yang kemudian berpartisipasi guna menyemarakkan perayaan Muharram. PIQ tidak mau ketinggalan. Putra-putra terbaiknya banyak yang berpartisipasi dalam lomba tersebut.

Alhamdulillah, PIQ mampu berkompetensi sehingga mampu meraih banyak piala. Yang pertama datangnya dari event lomba yang diadakan oleh yayasan Al-Ma’arif tingkat rayon se-Singosari. Pada kesempatan ini, Khanabi Alwy yang bersekolah di MTs Al-Ma’arif 02 berhasil meraih juara 1 lomba pidato bahasa Indonesia. Sedangkan Muhammad, dari sekolah yang sama, meraih juara 2 lomba pidato bahasa arab. Kedua murid tadi kemudian diikutkan kembali pada Lomba Yayasan Al-Ma’arif tingkat Kabupaten dan lagi-lagi berhasil mendulang piala. Muhammad meraih juara 2 lomba pidato bahasa arab. Sedangkan Khanabi Alwy harus puas mendapatkan posisi juara harapan dua untuk lomba pidato bahasa Indonesia.

Santri-santri PIQ yang bersekolah di MTs Al-Ma’arif 01 tidak mau kalah. M. Izzul Haq yang berasal dari Gresik berhasil mendapatkan juara 1 lomba kaligrafi se-Kabupaten Malang. Ditambah lagi suara merdu M. Irvan Syauqi berhasil menempatkan dia pada juara II lomba Musabaqoh Tilawatil Qur’an pada even Aksioma yayasan Al-Ma’arif tingkat rayon se-Singosari.

Pada tingkat yang lebih tinggi, dua piala nasional berhasil diraih sekaligus di Bulan Muharram ini. Yang pertama datang dari M. Lutfi, santri asal Surabaya. Kepiawaiannya dalam mengarang berbahasa arab berjudul “Bahasa Arab Sebagai Pembentuk Karakter Bangsa” membuat dia meraih juara 1 pada lomba insya’ tingkat Nasional yang diadakan oleh Universitas Islam Negeri (UIN), Malang. Selain itu, M. Lutfi juga mendapatkan juara 2 dalam lomba MTQ cabang Hifdzul Qur’an tingkat SLTA se-Jawa Timur.

Piala nasional kedua diraih oleh salah satu staf pengajar PIQ atas nama Ahmad Syafiqul Umam yang berasal dari Sidoarjo. Tulisannya berjudul “Peran Ekonomi Syariah Menyongsong Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015” mampu mengalahkan 120 artikel dari berbagai penjuru daerah. Setelah masuk 6 besar dan diundang untuk mempresentasikan artikelnya di Pesantren Sidogiri, tempat berlangsungnya lomba, akhirnya ia berhasil meraih juara 2 tingkat nasional untuk kategori umum.

Kabar gembira datang juga dari lomba cabang atletik atas nama Dodik Alifian. Pada lomba yang diadakan Yayasan Al-Ma’arif tingkat rayon, ia berhasil meraih 2 piala sekaligus. Yakni pada lomba Lari 100 meter (juara 2) dan Lomba lompat jauh (juara 3).

Semoga peraihan lomba-lomba tadi dapat memompa semangat santri-santri tadi untuk meningkatkan prestasi mereka. Dan juga memotivasi santri-santri yang lain agar tidak mau kalah dan berusaha menorehkan prestasi untuk dapat membanggakan almameter PIQ. Amien Yaa Robbal Alamiin.

Tinggalkan Balasan